Kamis, 13 Agustus 2015

Lebih tepatnya untuk orang yang aku sayang..

Aku mencintai bagaimana kamu menggengam erat jemari Ibumu. Membuatku seolah nyaman akan berada di sana pada satu waktu.
Aku mengagumi bagaimana kerasnya kamu menuntut ilmu dan bekerja pada saat yang sama, menunjukkan bahwa kau kelak akan menjadi sosok suami dan ayah yang luar biasa.
Cinta bisa datang kapan saja.
Tanpa aba-aba ataupun sepatah kata.
Namun, apa kau tahu? Bahkan tiap kali kau tertawa, aku selalu jatuh pada sosok yang sama. Bukan kata-kata indah yang aku harapkan. Karena lidah tak bertulang dan bibir bisa saja tak berkata benar.
Dan aku tahu kau tahu pasti bahwa lelaki sejati takkan menghabiskan waktu untuk membual belaka.
Sibukku dan sibukmu akan terbayar pada hari di mana kita bersanding bersama diikuti oleh satu irama napas yang mengikat selamanya.Namun, aku takkan memaksa jika kau tak ingin menjadi tua bersama.
Karena cinta tak sepatutnya mengerat kuat, namun bergandeng tangan.
Bagaimana bisa berjalan sedang engkau ingin berlari kencang?
Meski hati akan selalu tahu ke mana ia harus pulang.Jika memang namamu yang dituliskan tuk untuk menjadi satu dengan jiwa,
Semoga engkau takkan ke mana-mana di saat ragaku menua.
Semoga engkau takkan bosan jika suatu saat apa yang ku ucap hanya itu-itu saja.
Andai Allah telah memilih dirimu untukku, aku ridho dan akan terus bersama mu, apapun yang ada pada dirimu dan apapun yang kamu miliki, aku juga akan terus pada agama yang ada padamu pada agama yang kamu pegang.
Semoga engkau kan menjadi Imam yang kelak kan menuntunku ke Surga-Nya.

Selasa, 28 Juli 2015

Dear My Future Husband....

Halo, kamu. Iya Kamu.
Mungkin kita pernah pacaran. Atau mungkin juga kamu mantan pacarnya temen aku. Atau aku mantan pacarnya temen kamu. HAH! SKIP. Bisa jadi saat ini kamu sedang duduk di bangku kuliah, atau sedang berkutat dengan seabrek pekerjaan dimeja kantor, atau bahkan sedang membaca tulisan ini. HEHE

Aku tau aku bukan siapa siapa sebelumnya. Tapi semenjak memutuskan untuk mendampingimu, aku siap jadi siapa siapa kok.Bukan siapa siapanya orang lain. Tapi siapa siapanya kamu. Jadi orang yg ada di sebelah kamu setiap kamu bangun tidur.  Jadi orang yg selalu disebut sama anak kita saat dia dapet prestasi di sekolah "aku kan anak papa mama!".

Aku mungkin belum tahu sosokmu seperti apa, namun bagaimana pun kamu kelak, insyaAllah aku bisa jadi pendamping yang baik untuk kamu dan ibu yang baik untuk anak-anak kita.Yang selalu dengerin keluh kesah kamu di kantor, yang menyambut kamu dengan pakaian rapi dan sedikit sapuan make up tipis di wajah, sambil mengendong si dedek di depan pintu.

Mungkin bisa jadi aku adalah sosok yang tidak kamu harapkan, atau sosok yang tidak kamu impikan, atau bahkan sosok yang tidak pernah sebelumnya kamu bayangkan. Namun, aku takkan mengubah sedikit pun sifat yang membuatmu "jatuh cinta". Hingga kamu akan selalu berulang kali jatuh pada cinta yang sama. Aku akan tetap berusaha menjadi wanitamu yang cantik lahir batin, menjadi wanita yang punya daya juang hidup untuk kamu, anak-anak dan keluarga kita.

Nanti setiap sholat aku akan berada satu syaf di belakangmu bersama anak kita. Setidaknya jika anak kita belum mengerti, kita telah mengajarinya untuk memulai hal yang baik dari sebuah agama. Kita didik anak kita dengan segala hal yang positif, agar tumbuh menjadi anak yang bijaksana, agar kelak setelah dewasa nanti dia tau mana yang salah dan mana yang benar. kita dampingi anak kita dengan kasih sayang, agar anak kita tumbuh menjadi anak yang penuh cinta dan mereka yang berada di sekelilingnya akan betah bersandar. Kita kasih pendidikan terbaik untuk anak kita, agar anak kita tumbuh menjadi anak yang cerdas dan masa depannya cerah bersinar.

Sayang, Jika aku melakukan kesalahan. Mohon maklumi, karena aku adalah wanita, yang kamu sendiri tahu emosi seperti roller coaster yang naik turun tak kenal henti. Namun satu yang harus kamu tahu, pelukanmu adalah obatku.

Aku dan kamu adalah puing-puing dari masa lalu. Bagaimana pun masa lalu kita, kita akan bangun masa depan indah yang tak mudah menjadi semu.
Sampai bertemu di satu waktu, kamu! :")

your future wife, Resya :)

Kamis, 09 Juli 2015

The Girl Who Can’t Break Up, The Boy Who Can’t Say Good Bye

 Menulis histori 2 hari yang lalu..ya begitulah..

“Kita mau bagaimana ?”, tanyaku. Dan tentu saja jawabanmu bingung dengan setengah diam. Sebisa mungkin kusembunyikan mataku saat itu, agar kamu tidak bisa melihat mataku yang sudah memerah.
Setelah itu, aku menghargai kita berdua akhirnya berani jujur soal perasaan.
Aku mulai mengetahui bahwa kita berdua bukan orang yang saling jatuh cinta.
Kamu mengakui itu, aku pun sama.
“Kita mau bagaimana ?”, lagi-lagi aku mengulang pertanyaan yang sama. Wajar saja, karena memang aku butuh kepastian.
Dalam keadaan nahan nangis aku memberanikan untuk menatapmu. Meskipun aku tau air mataku sudah menggenang walaupun sudah mati-matian aku tahan. Aku melihatmu, aku tidak pernah melihatmu dalam keadaan diriku lagi kacau. Siapapun boleh menangis kan? sekalipun terjadi di depan orang yang kita sayang..
“Tidak ada apa-apa, kita tidak harus bagaimana-bagaimana”, seolah-olah jawabanmu seperti itu.
Ada sedikit reaksi heran yang tergambar dari raut wajauhku, namun kamu sudah mengenalku cukup baik untuk bisa menangkap bahwa aku pun terpaksa setuju dengan jawabanmu.
Sudahlah, memang rasanya tidak ada yang perlu berubah.
Dari kejadian ini aku dapet sesuatu, ternyata kita bukan orang yang saling jatuh cinta, tapi kita menolak untuk saling meninggalkan. seperti itu kan yang kamu rasakan??
Kita akan tetap baik-baik saja jika kita tetap bersama. Entah apa alasannya, aku pun tidak tau jika diminta untuk menjawab. Dan aku rasa kamu pun sama.
Mungkin, karena aku dan kamu masih belum siap mengucapkan selamat tinggal.
Entah kapan kita akan siap untuk hari perpisahan itu.
Yang jelas, tidak hari ini.
Tapi suatu saat mungkin akan ada yang sengaja ninggalin, mungkin ada yang terpaksa harus pergi, mungkin ada yang sudah waktunya pergi. Takdir.
Hari itu kamu bilang aku lagi drama dengan airmata yang sama sekali tidak dibuat2..aku bukan orang yang jago memerankan peran,  aku ga ambil pusing apapun pandanganmu.

dan pada akhirnya tulisan ini kembali ke judul "The Girl Who Can’t Break Up, The Boy Who Can’t Say Good Bye" haha

Kamis, 23 April 2015

Netral aja sih dalam bahas hal kaya ginian..

Sebenernya gue ragu sih mau nulis hal kaya gini, soalnya topik ini layak ga layak buat gue tulis, tapi saking banyaknya orang kepo, oke deh gue nulis, tapi disini posisi gue netral yaa, ga membenarkan apa yang gue tulis juga ga menyalahkan juga..

daripada kebanyakan basa basi mending lanjut yooo...

Temen2 gue banyak yang ngajakin gue ngobrol soal virginity, gue pribadi sih biasa aja ga terlalu di salahin juga ga terlalu di benerin, yang bikin gue pusing kenapa mereka nanyanya ke gueeeee? hahahaha hellooooo gue tau apa coba -__-"

Ntah penasaran atau apa mereka sama gue, tapi gue sering banget ditanyain soal "virginity" yang menurut gue pertanyaan mereka tuh bikin gue harus hati2 dalam menjawabnya, makanya gue bilang di awal kalo disini gue memposisikan diri gue "netral" oke?? nih pertanyaan temen2 gue :

1. Menurut lu kalo cewe udah ga virgin, udah ngelakuin seks sebelum nikah itu membuat mereka kehilangan kehormatannya ga sih?
---> menurut gue yaaa melakukan seks pranikah nggak membuat lu kehilangan kehormatan. kenapa coba? disini gue gakan ngomong beralasan agama, karena lu tau lah kalo hal ini disangkutin dengan agama udah jelas salah. Yang gue tau, hubungan seks seringkali dilihat secara hitam-putih. Kalau kamu nggak “putih”, berarti kamu “hitam” (nggak suci, “bekas”, hilang kehormatannya, murahan, nggak bermoral). Manusia bukan mainan di toko-toko, yang begitu segelnya dibuka harganya langsung jatuh. Berbeda dari barang, manusia mampu berpikir rasional dan memiliki perasaan. Cara manusia menjaga “kehormatannya” (apapun itu maksudnya) adalah dengan menggunakan akal dan perasaan itu untuk berbuat baik demi dirinya, juga demi sesamanya.

2. Mereka yang mutusin buat ngelepas keperawanannya sebelum merrit, bukan berarti mereka rela ngelakuin dengan siapa aja kan? (ini sebenernya pertanyaan dari cowo, temen gue)
---> Yup, bener bangeeetttt, hanya karena temen cewe lu ngelakuin seks pranikah, bukan berarti dia rela melakukannya dengan semua cowo. Banyak orang di indonesia ini yang memutuskan untuk tidak “menahan diri” yang demisexual, alias hanya mampu tertarik secara seksual pada orang-orang yang mereka cintai dengan sangat dalam (pacarnya)

 3. Kenapa mereka bisa sampai gabisa menahan diri untuk melakukan hal seperti itu?
---> (kalo mau kejam sih gue jawab, mana gue tauuuu hahahaa, tapi gue ga kaya gitu lahh) Maybe It Comes Very Naturally for people who love each other.

4. Tapi lu tetep menghargai cewe yang menjaga virginity nya sampe mereka merrit kan?
---> gue sangat menghargai orang yang nunggu sampe merrit untuk ngelakuin seks.

5. Kalo pendapat lu soal cewe yang mutusin buat ngelepasnya sebelum merrit gimana?
---> well, itu bukan urusan gue, tapi menurut gue pribadi keputusan mereka untuk melepas virginitinya sebelum merrit itu didasari alasan yang sangat sederhana seperti yang pernah gue bilang They loved each other, dan gue percaya bahwa virginity bukanlah sesuatu yang harus diagungkan sebagaimana “tuntunan” masyarakat.

5. Kalo cewe sampe sudah ngelakuin seks sebelum nikah berarti mereka gagal dong "menjaga diri" mereka sendiri?
---> hahahahaa menjaga diri bukan cuma berarti tidak berhubungan seks sama sekali. Menjaga diri berarti memelihara jati diri. Mau berpikir tentang apa-apa yang kita inginkan serta harapkan, dan berani mengambil tindakan berdasarkan pemikiran itu.

Sumpah ini orang yang nanyain kaya ginian ke gue ngeyel abis, padahal gue udah nyikapinnya secara halus, lama2 gue neuk juga hahahaa buat penutup gue pengen bilang :

They aren't filthy animals and they’re not less of a human being just because they decided to have it. Sometimes their attitude is not in line with their religiosity, not in line with what they believe in, not in line with what they’ve been doing. gue bisa liat itu tau ga..

udah dulu yaa pegel tangan gue ngetik terus hahahaa dadaaah...

Senin, 29 Desember 2014

20 Facts About Me

 Hellooo my Name is Resyalia Aprianty, and this is facts about me :

1. Born on Apr 29. Yes I am Taurus
2. I like red
3. Don't have a mouth filter sometimes (my bad)
4. A big fan of minions
5. I can chewing all day long if theres's food near me
6. a bad executor
7. I hate make up very much, because i cant apply well on my face (make me feel envy to other girls)
8. I hate high heels and never feel comfort on it
9. not a type of sporty girl
10. bad in remembering place, thats why I always get lost whereever I go
11. wishy-washy
12. little reliable
13. always love something new
14. not pretty, not smart, not rich and not famous (Just an ordanary girl)
15. Stubborn
16. hard to believe people
17. Hard to forgive people
18. I hate boys who think they can get any girl
19.  hyperactive (sometimes)
20. Jutek? Judes? Sombong? Galak? Nyebelin? Let's Prove aja deh !! try to be my Friend and u will know who I'm :)

Now I challenge you to do the same !!

Selasa, 02 Desember 2014

Apa cuma Saya yang Berpikir kadang Hidup gak adil? ~~ sekilas cerita

Kali ini saya lebih tertarik menulis dengan menggunakan tutur kata yang sopan.

Sekilas cerita, beberapa hari yang lalu  saya baru saja mengunjungi salah satu SD di daerah Kabupaten Bandung bernama SDN Gunung Masigit, kunjungan saya ini bukan pertama kalinya, sebelumnya saya sudah mengunjungi beberapa SD di kabupaten Bandung. Tujuan saya kesana dalam rangka mengamati fenomena pendidikan di Bandung dengan menggunakan sudut pandang saya pribadi. Salah seorang teman saya sedang mengajar disana untuk kurun waktu dua minggu. Di saat teman saya sedang melakukan kegiatan belajar mengajar saya hanya duduk di depan kelas sambil membaca kumpulan cerpen yang memang sengaja sudah saya siapkan jikalau saya ada waktu luang, selain itu saya mengamati keadaan pembelajaran disana, jujur secara pribadi saya katakan kegiatan belajar mengajar disana sangat kurang efektif, bayangkan saja satu kelas dihuni oleh lebih dari 80 siswa dan bisa dibayangkan "seorang" guru menangani murid sebegitu banyaknya dan lebih dari 10 siswa belajar tanpa menggunakan meja belajar cuma duduk di lantai :( coba bayangkan bagaimana perasaan mereka saat melihat teman2nya yang belajar diatas meja, kelas yang saya amati adalah kelas 3, saya salut sama semangat belajar mereka walaupun fasilitas belajar disana jauh dari kata "baik", pakaian lusuh yang mereka kenakan, bahkan sebagian dari mereka masih memakai sandal jepit untuk pergi ke sekolah. Kiranya, masih banyak SD di negeri ini yang mengalami masalah serupa. Setelah sekitar dua jam lebih menunggu tiba-tiba datang kepada saya seorang bapak-bapak menggunakan pakaian dinas hijaunya namanya adalah Pak Yanyan. Beliau menyapa saya dengan air wajah keramahan, orang-orang desa yang membuat saya menjadi tidak canggung namun tetap menaruh rasa hormat. Setelah saya memperkenalkan diri kemudian beliau bercerita tentang pengalamannya setelah berprofesi sebagai guru selama 25 tahun lebih. Pada mulanya beliau mengajar di daerah gunung halimun, namun udara disana sangat dingin dan tidak cocok dengan kondisi beliau, apalagi beliau harus berjalan berkilo-kilo meter untuk bisa sampai ke sekolah. Beliau bercerita tentang anak-anak sekolah yang berseragam lusuh, memakai sandal, dan hanya membawa satu buku tulis dan satu pensil. Kemudian diceritakannya tentang kehidupan sosial orang-orang desa yang erat dengan persaudaraan dan gotong royong. Betapa saya menikmati cerita-ceritanya yang menggugah, beliau begitu bersemangatnya dalam berbagi pengalaman-pengalaman hidup dengan saya. Namun beliau sudah harus segera ke kelas karena kegiatan belajar mengajar memang belum selesai. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kesediaannya berbincang dengan saya.
1 kelas 80 siswa lebih

becanda sepulang sekolah (bahagia itu sederhana bukan?)

kamera tetap menjadi pusat perhatian


lebih dari 10 siswa belajar tanpa menggunakan meja

bersih2 sepulang sekolh, cantik yaa calon mojang bandung

dalam kelas pun kamera memang selalu jadi pusat perhatian

lagi2 kamera menarik perhatian hehee
ga sengaja ketemu pas di jalan pulang, lucu ekspresinyaa

Senin, 27 Oktober 2014

pertanyaan aneh -__-'

Karena Penasaran mungkin yaa, gue sering dapat kejutan pertanyaan2 aneh dari temen2 gue..ampe gue keblenger jawabnya -__- ..

pertanyaannya :
1. "lu pernah suka sama cowo ga sya?" ==> (busyet pertanyaan macam apa ini? di kira gue lesbong -__-) . jawaban gue : pernah lah..ada juga yang masih gue suka...mungkin akan ada yang bakal gue suka :) . gue masih manusia biasa lah, cuma soal penyikapan perasaan aja yang beda..gue lebih suka menyukai diam2 aja, karena gue gatau tuh cowo suka sama gue juga atau engga wkwkwkwk

2."lu kenapa ga nyoba pacaran aja sih, malah ngindarin cowo yang nembak lu..kan enak tuh kalo pacaran, lu bisa lebih mengenal deket cowo yang lu suka?" ==> (tarik nafas) gue baru tau pacaran bisa di jadiin bahan percobaan hehee , gini yaa soal mengenal dekat sih gue ga tertarik, soalnya gue gatau yang bakal gue kenal itu dia (cowo gue) seutuhnya, atau dia (cowo gue) yang di tampilkan depan gue (pacarnya) ? itu jelas 2 hal yang sangat berbeda :)

3."lu ko tahan sih sya jomblo lama?" ==> (pengen ketawa gue) bosen juga siihhhhh,,,hmm maksud gue bosen dari dulu ini mulu pertanyaannya wkwkwkwk . gini yaa, gue pengen langsung dapetin yang halal aja deh :)

4."pernah ga sya lu ngenalin cowo yang lu suka ke ortu lu?" ==> (sumpah ini pertanyaan yang bikin gue ketawa ampe ngakak, karena gue gatau harus jawab apa -__-) . belom. gue sendiri aja bingung nyari nama wkwkwk. bukan masalah ga nemu yang layak siihh, tapi gue nya yang kaya ga layak gitu deh..cowo yang gue kenal rata-rata kelewat luar biasa umm berpendidikan tinggi, kuliah di kampus elit ternama, pinter2 pula..lah gue?? malu sendiri jadinya, bahkan cuma buat berandai-andai :( sedih yaa hahahahaaa

5."nasihat lu dong sya, buat para cowo yang lagi di perjalanan menuju dewasa" ==> (apa yaa, mikir panjang) . gini aja deh, buat para cowo yang udah punya rencana buat merrit yaa, sesungguhnya orang tuamu lebih berhak atasmu di banding istrimu, dan tuhanmu lebih berhak atasmu di banding orang tuamu :) . (so alim sekali-kali gapapa doonggg)

6."sya untuk kedepannya lu mau jadi apaan sih?" ==> (hmmm *mikir* gue kalo udah gede mau jadi apa yaa) . gue mau jadi anak, istri, ibu, nenek, anggota keluarga dan anggota masyarakat yang baik aja deh, selalu buat bahagia orang di sekeliling :) . gue lebih ngeri sama kehidupan di akhirat beud daripada di dunia, ya walaupun gue bukan orang yang baik banget tapi udah ada ko niat gue untuk jadi orang yang baik, minimal untuk orang2 di sekitar gue.

dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan gila lainnya, kalo di tulis mungkin gakan ada ujungnya -___-' wkwkwk gue juga cape ngetiknya...